Beranda Download Buku Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Dari Kemdikbud

Buku Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Dari Kemdikbud

1372
0
Buku Kemitraan Sekolah Dan Masyarakat

Buku Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Dari Kemdikbud, Petunjuk teknis/Juknis dalam buku kemitraan sekolah dan masyarakat yang di rilis oleh Direktorat pembinaan keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai petunjuk bagi sekolah pada pendidikan formal juga pada pendidikan non formal dalam pola kemitraan kepada masyarakat guna memperkuat sinergisitas antar semua unsur pendidikan, Kebijakan dan program untuk menguatkan kemitraan antara satuan pendidikan dengan keluarga dan masyarakat juga merupakan salah satu respon atas semakin maraknya aksi kekerasan dan perilaku menyimpang lainnya. Kondisi ini dapat menghambat terbangunnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak yang mengakibatkan tidak optimalnya perkembangan potensi mereka

REKOMENDASI KAMI
Menumbuhkan Karakter Bersahabat Pada Anak

Buku Kemitraan Sekolah dan Masyarakat,Masyarakat sesuai kapasitasnya dapat mendukung program pendidikan keluarga di sekolah melalui berbagai cara misalnya salah satu tokoh masyarakat menjadi narasumber dalam kegiatan kelas orang tua/wali, menjadi guru model, atau menjadi konsultan bagi pihak sekolah. ini terdiri dari 6 bagian, yang semuanya tertata sangat jelas dalam juknis yang dibagikan ini, seperti dibawah ini:

  • Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Pendidikan Non Formal (PNF)
  • Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat PAUD
  • Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Sekolah Dasar
  • Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat SMP
  • Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat SMA/K
  • Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat SLB
REKOMENDASI KAMI
Pendidikan Bagi Orang Tua Dalam Mendidik Anak di Era Digital

Buku Kemitraan Sekolah dan Masyarakat SD

Pengertian
1. Kemitraan tri sentra pendidikan adalah kerjasama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat yang berlandaskan pada azas gotong royong, kesamaan kedudukan, saling percaya, saling menghormati, dan kesediaan untuk berkorban dalam membangun ekosistem pendidikan yang menumbuhkan karakter dan budaya prestasi peserta didik.
2. Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
3. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari beberapa orang yang terikat hubungan darah dan pernikahan, berkumpul dan tinggal di satu tempat/atap dalam keadaan saling ketergantungan dan bertanggung jawab terhadap pengasuhan, perawatan dan pendidikan anak-anak mereka.
4. Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem di mana sebagian besar interaksi terjadi antara individuindividu yang berada dalam kelompok tersebut dan merupakan pemangku kepentingan sekolah.
5. Komite sekolah adalah organisasi mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan.
6. Ekosistem pendidikan adalah tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh dari semua unsur pendidikan sehingga menghasilkan lingkungan belajar yang kondusif bagi tumbuh-kembang anak secara optimal.

REKOMENDASI KAMI
Peran Keluarga dalam Pembelajaran Siswa Pola Kemitraan Sekolah

7. Karakter adalah akhlak/adab, budi perkerti yang mengacu pada nilai- nilai dan norma agama, hukum, dan sosial yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat yang mencakup karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
8. Budaya prestasi adalah tatanan nilai, kebiasaan, kesepakatankesepakatan yang direfleksikan dalam tingkah laku sehari-hari warga sekolah yang terkait dengan pencapaian prestasi sekolah sebagai institusi maupun prestasi individu peserta didik sesuai bakat, minat, dan potensi masing-masing.

Download Juknis Kemitraan Sekolah Dan Masyarakat

Perencanaan Program Kemitraan Perencanaan merupakan hal penting yang harus dilakukan agar program- program yang terkait dengan kemitraan tri sentra pendidikan dapat terlaksana dengan baik dan tujuan yang direncanakan dapat tercapai. Tahapan perencanaan di sekolah dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Analisis Kebutuhan Sekolah harus bertindak sebagai pemegang inisiatif kemitraan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sekolah memulai kemitraan dengan menganalisis kebutuhan sebagai berikut:
a. Analisis kebutuhan program pendidikan keluarga ditinjau dari peserta didik, orang tua/wali, masyarakat, dan sekolah. Analisis kebutuhan ini dapat dilakukan melalui kegiatan jajak pendapat yang melibatkan unsur-unsur dari pihak sekolah, peserta didik, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan jajak pendapat dapat dilakukan melalui pertemuan khusus dan/atau melalui angket/kuesioner;
b. Identifikasi kemitraan yang pernah dilakukan sebelumnya antara sekolah dan orang tua/wali, masyarakat, sehingga dapat menjadi acuan pada kegiatan selanjutnya;
c. Identifikasi potensi orang tua/wali, dan masyarakat sebagai mitra sekolah. Potensi yang dimaksud bisa dari berbagai sudut pandang, antara lain ekonomi, pekerjaan, keahlian dan pengalaman, kepentingan, minat, kegemaran, dan lain sebagainya;
d. Temukan kesamaan kebutuhan diantara peserta didik, orang tua/ wali, masyarakat, dan sekolah sebagai fondasi yang baik untuk memulai kemitraan;
e. Atas dasar hasil analisis kebutuhan tersebut, rancang program kemitraan yang akan dilakukan; dan

REKOMENDASI KAMI
Cara Menyusun Visi Misi dan Tujuan Sekolah Yang Benar

 

0/5 (0 Reviews)