Edukasi Memanfaatkan Barang Bekas Menjadi Alat Permainan Edukatif (APE) Anak Sekolah Dasar

Edukasi Memanfaatkan Barang Bekas Menjadi Alat Permainan Edukatif (APE) Anak Sekolah Dasar

Mahasiwa jurusan pendidikan guru sekolah dasar Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan KKN dan melaksanakan Program Kerja Individu yaitu melakukan pelatihan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi Alat Permainan Edukatif (APE) di MI Congol. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 01 Agustus 2023, diruang kelas 2 MI Congol, Bendungan, Simo, Boyolali.

Potret
Potret pelatihan permainan edukatif untuk anak SD dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) 0leh mahasiswa/i Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Alat Permainan Edukatif adalah sesuatu yang dapat digunakan sebagai sarana atau alat permainan yang mengandung nilai (Pendidikan) dan dapat mengembangkan seluruh kemampuan anak. Manfaat dari Alat Permainan Edukatif yaitu meningkatkan kecerdasan anak dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dengan menggunakan berbagai macam alat permainan.

Bacaan Lainnya

Program pelatihan permainan edukatif untuk anak SD dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan anak-anak di wilayah setempat.

Para mahasiswa KKN dengan penuh semangat dan dedikasi menghadirkan berbagai permainan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendukung pembelajaran kreatif dan interaktif bagi anak-anak SD.

Peserta didik diajak untuk membuat Alat Permainan Edukatif dengan memanfaatkan barang bekas yang ada disekitar mereka yaitu kardus dengan dibantu oleh mahasiswa KKN dari Program Studi PGSD. Mereka memotong kardus dan kertas sesuai dengan pola yang telah dibuat, kemudian peserta didik diajak untuk menempelkannya.

Pada Alat Permainan Edukatif tersebut, peserta didik belajar mata pelajaran matematika yang dimana biasanya matematikan itu kurang diminati oleh peserta didik terutama kelas rendah, dengan adanya ini peserta didik menjadi tertarik dengan matematika karena media yang digunakan menggunakan permainan yang biasa mereka mainkan dilingkungan masyarakat.

Perlu diketahui, program ini bukan hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga menciptakan pengalaman berharga bagi anak-anak. Mereka belajar dengan cara yang menyenangkan dan bermain sambil belajar, yang membuat mereka semakin antusias untuk mengikuti proses pembelajaran.

Selama program KKN, para mahasiswa tidak hanya menjadi fasilitator permainan, tetapi juga menjadi mentor dan teladan bagi anak-anak. Mereka mengajarkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, kepedulian, dan disiplin, yang membantu membentuk karakter anak-anak di masa depan.

Harapan dari program ini, dapat terus diperluas dan didukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah, menciptakan generasi yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.

Hasilnya, pelatihan permainan edukatif ini telah membawa manfaat yang berkelanjutan bagi anak-anak SD dan masyarakat sekitar. Anak-anak merasa lebih termotivasi dalam belajar, dan pendekatan kreatif ini juga membantu mengatasi tantangan dalam pembelajaran di lingkungan yang mungkin terbatas.

Mayang Angelalintang Shefarrah adalah mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Slamet Riyadi Surakarta saat ini ia sedang melaksanakan KKN di Desa Bendungan, Simo, Boyolali. Sosial media Instagram @lintangelashefarrah

5/5 – (16 votes)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Artikel Direkomendasikan