Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan

0
2472
Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan

Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan di Sekolah Dasar, Pedoman ini dibuat untuk penyelenggaraan pendidikan kepramukaan di sekolah dasar, Sejak digulirkan tahun 2014, Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan di Sekolah Dasar dan Menengah mengalami berbagai problematika dalam penerapannya. Permendikbud Nomor 63 tahun 2014 tentang Pendidikan. Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan,

Baca juga

Format Penilaian Kegiatan Pramuka Kurikulum 2013

Lembar Kerja Siswa Kurikulum 2013

Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan di SD

Pencapaian kompetensi inti dan kompetensi dasar sebagaimana dimaksud dalam kurikulum 2013 tersebut dapat diwujudkan melalui integrasi kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik dapat menemukan dan mengembangkan potensinya, serta memberikan manfaat sosial yang besar dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain. Disamping itu, kegiatan ekstrakurikuler dapat memfasilitasi bakat, minat, dan kreativitas peserta didik yang berbeda-beda. Buku Panduan ini diharapkan dapat.

Download Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan

Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan bertujuan agar peserta didik kuat karakter spiritual dan sosial, mantap kebangsaan dan kenegaraan Indonesia, dan kokoh kecakapan diri sehingga peserta didik kelak mampu hidup di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, EWPK juga dilaksanakan untuk Penguatan Pendidikan Karakter bagi peserta didik. Dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti dijelaskan bahwa pembiasaan merupakan serangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan yang bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan yang baik dan membentuk generasi berkarakter positif.

REKOMENDASI KAMI
Permainan Pendidikan Ice Breaker Buku 100 Koleksi

Panduan Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan,Salah satu tujuan dari penumbuhan budi pekerti antara lain adalah menumbuh kembangkan lingkungan dan budaya belajar yang serasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan penanganan yang serius dalam keterlaksanaan penumbuhan budi pekerti di sekolah.

Penumbuhan budi pekerti memerlukan pembina yang bertanggung jawab, konsisten, berkomitmen, dan tangguh sehingga diperoleh keberhasilan pelaksanaan di sekolah. Pembina tersebut harus mempunyai metode, media, dan cara berkomunikasi yang pas sesuai dengan pola penumbuhan budi pekerti yang diinginkan. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional.

Pedoman Ekstrakurikuler Kepramukaan, Salah satu prinsip profesionalitas guru adalah memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya. Kompetensi yang harus dimiliki seorang guru meliputi empat aspek, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

Unduh Pedoman Ekstrakurikuler Wajib Kepramukaan tahun 2018