Beranda Guru Pengertian Metode Pembelajaran

Pengertian Metode Pembelajaran

435
0
Metode Pembelajaran
Pengertian Metode Pembelajaran Macam Macam,
Syarat
, dan Faktor-faktor yang mempengaruhi metode pembelajaran –
Kegiatan belajar mengajar yang melahirkan interaksi unsur-unsur
manusiawi adalah sebagai suatu proses dalam rangka mencapai tujuan
pembelajaran.Dalam kegiatan belajar mengajar dibutuhkan suatu metode
pembelajaran yang menarik agar siswa tidak merasa bosan dengan materi
yang diajarkan oleh guru.
Metode pembelajaran adalah cara yang
dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat
berlangsung pembelajaran (Sudjana, 2005:76). Metode pembelajaran
akuntansi adalah cara atau pendekatan yang dipergunakan dalam menyajikan
atau menyampaikan materi pelajaran akuntansi. menempati peranan yang
tak kalah penting dalam proses belajar mengajar. Dalam pemilihan metode
apa yang tepat, guru harus melihat situasi dan kondisi siswa serta
materi yang diajarkan.
Dalam kegiatan belajar mengajar daya serap
peserta didik tidaklah sama. Dalam menghadapi perbedaan tersebut,
strategi pengajaran yang tepat sangat dibutuhkan. Strategi belajar
mengajar adalah pola umum perbuatan guru dan siswa dalam kegiatan
mewujudkan kegiatan belajar mengajar (Hasibuan, 2004:3). Metode
pembelajaran merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat
dilakukan oleh guru untuk menghadapi masalah tersebut sehingga
pencapaian tujuan pengajaran dapat tercapai dengan baik. Dengan
pemanfaatan metode yang efektif dan efisien, guru akan mampu mencapai
tujuan pengajaran.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
metode pembelajaran adalah strategi pembelajaran yang digunakan oleh
guru sebagai alat untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Faktor-faktor yang mempengaruhi metode pembelajaran

Sebagai suatu cara,metode tidaklah berdiri sendiri, tetapi
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Guru akan lebih mudah menetapkan
metode yang paling serasi untuk situasi dan kondisi yang khusus
dihadapinya, jika memahami sifat-sifat masing-masing metode tersebut.
Menurut Winarno Surakhmad dalam Djamarah (2002:89) pemilihan dan
penentuan metode dipengaruhi oleh beberapa faktor, sebagai berikut:

a. Anak didik
Anak didik adalah manusia berpotensi yang
menghajatkan pendidikan. Di sekolah, gurulah yang berkewajiban
mendidiknya. Perbedaan individual anak didik pada aspek biologis,
intelektual, dan psikologis mempengaruhi pemilihan dan penentuan metode
pembelajaran mana yang sebaiknya guru ambil untuk menciptakan lingkungan
belajar yang kreatif demi tercapainya tujuan pembelajaran yang telah
dirumuskan.
b. Tujuan
Tujuan adalah sasaran yang dituju dari
setiap kegiatan belajar-mengajar. Tujuan dalam pendidikan dan pengajaran
ada berbagai jenis, ada tujuan instruksional, tujuan kurikuler, tujuan
institusional dan tujuan pendidikan nasional. Metode yang dipilih guru
harus sejalan dengan taraf kemampuan anak didik dan sesuai dengan tujuan
yang telah ditetapkan.
c. Situasi

Situasi kegiatan belajar mengajar yang guru ciptakan tidak selamanya
sama dari hari ke hari.Guru harus memilih metode pembelajaran yang
sesuai dengan situasi yang diciptakan itu.

d. Fasilitas

Fasilitas merupakan hal yang mempengaruhi pemilihan dan penentuan
metode pembelajaran. Fasilitas adalah kelengkapan yang menunjang belajar
anak didik di sekolah.Misalnya ketiadaan laboratorium untuk praktek IPA
kurang mendukung penggunaan metode eksperimen.

e. Guru

Setiap guru mempunyai kepribadian yang berbeda. Latar pendidikan guru
diakui mempengaruhi kompetensi. Kurangnya penguasaan terhadap berbagai
jenis metode menjadi kendala dalam memilih dan menentukan metode.

Syarat-syarat metode pembelajaran
Menurut Ahmadi dalam (Asih, 2007:20) syarat-syarat yang harus diperhatikan dalam penggunaan metode mengajar adalah:
  • Metode mengajar harus dapat mermbangkitkan motif, minat atau gairah belajar siswa
  • Metode mengajar harus dapat menjamin perkembangan kegiatan kepribadian siswa.
  • Metode mengajar harus dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mewujudkan hasil karya.
  • Metode mengajar harus dapat merangsang keinginan siswa untuk belajar
    lebih lanjut, melakukan eksplorasi dan inovasi (pembaharuan).
  • Metode mengajar harus dapat mendidik murid dalam teknik belajar sendiri dan cara memperoleh pengetahuan melalui usaha pribadi.
  • Metode mengajar harus dapat meniadakan penyajian yang bersifat
    verbalitas dan menggantinya dengan pengalaman atau situasi yng nyata dn
    bertujuan.
  • Metode mengajar harus dapat menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai
    dan sikap-sikap utama yang diharapkan dalam kebiasaan cara bekerja yang
    baik dalam kehidupan sehari-hari.
Macam-macam metode pembelajaran

Proses belajar-mengajar yang baik, hendaknya mempergunakan berbagai
jenis metode pembelajaran secara bergantian atau saling bahu membahu
satu sama lain. Masing-masing metode ada kelemahan dan kelebihannya.
Tugas guru ialah memilih berbagai metode yang tepat untuk menciptakan
proses belajar-mengajar. Menurut Djamarah (2002:93-110) macam-macam
metode pembelajaran adalah sebagai berikut:

a. Metode proyek

Metode proyek adalah cara penyajian pelajaran yang bertitik tolak
pada suatu masalah, kemudian dibahas dari berbagai segi pemecahannya
secara keseluruhan dan bermakna. Penggunaan metode ini bertitik tolak
dari anggapan bahwa pemecahan masalah perlu melibatkan bukan hanya satu
mata pelajaran, melainkan hendaknya melibatkan berbagai mata pelajaran
yang ada kaitannya dengan pemecahan masalah tersebut.

b. Metode eksperimen

Metode eksperimen (percobaan) adalah cara penyajian pelajaran, dimana
siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri
sesuatu yang dipelajari. Siswa dituntut untuk mengalami sendiri, mencari
kebenaran atau mencoba mencari suatu hukum atau dalil dan menarik
kesimpulan atau proses yang dialaminya itu.

c. Metode tugas atau resitasi

Metode resitasi (penugasan) adalah metode penyajian bahan pelajaran
dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan
belajar. Metode ini diberikan karena materi pelajaran banyak sementara
waktu sedikit. Agar materei pelajaran selesai sesuai dengan waktu yang
ditentukan, maka metode inilah yang biasanya digunakan oleh guru. Tugas
ini biasanya bisa dilaksanakan di rumah, di sekolah, di perpustakaan,dan
di tempat lainnya. Tugas dan resitasi merangsang anak untuk aktif
belajar, baik individu maupun kelompok, tugas yang diberikan sangat
banyak macamnya tergantung dari tujuan yang hendak dicapai.

d. Metode diskusi

Metode diskusi adalah cara penyajian pelajaran, dimana siswa-siswa
dihadapkan pada suatu masalah yang bersifat problematis untuk dibahas
dan dipecahkan secara bersama. Teknik diskusi adalah salah satu teknik
belajar mengajar yang dilakukan oleh seorang guru di sekolah. Dalam
diskusi terjadi interaks, tukar menukar pengalaman, informasi,
memecahkan masalah dan siswa menjadi aktif.

e. Metode sosiodrama

Metode sosiodrama dan role playing dapat dikatakan sama dalam
pemakaiannya sering disilihgantikan. Sosiodrama pada dasarnya
mendramatisasi tingkah laku dalam hubungannya dengan masalah sosial.

f. Metode demonstrasi

Metode demonstrasi adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan
memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi
atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya ataupun
tiruan dengan lisan. Dengan metode demonstrasi, proses penerimaan siswa
terhadap pelajaran akan berkesan secara mendalam sehingga membentuk
pengertian dengan baik dan sempurna.

g. Metode problem solving

Metode problem solving bukan hanya sekedar metode mengajar, tetapi
juga merupakan suatu metode berfikir sebab dalam metode problem solving
dapat menggunakan metode-metode lainnya yang dimulai dari mencari data
sampai kepada menarik kesimpulan.

Pengertian Metode Pembelajaran
h. Metode karya wisata

Karyawisata dalam arti metode mengajar mempunyai arti tersendiri yang
berbeda dalam arti umum. Karyawisata di sini berarti kunjungan ke luar
kelas dalam rangka belajar. Teknik karya wiasta adalah teknik mengajar
yang dilaksanakan dengan mengajar siswa kesuatu tempat atau objek
tertentu diluar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu.

i. Metode tanya jawab

Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk
pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa,tetapi
dapat pula dari siswa kepada guru. Metode tanya jawab memungkinkan
terjadinya komunikasi langsung yang bersifat dua arah sebab pada saat
yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa.

j. Metode latihan

Metode latihan maerupakan suatu cara mengajar yang baik untuk
menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Metode ini dapat juga digunakan
untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan dan
keterampilan.

k. Metode ceramah

Metode ceramah adalah metode tradisional, karena sejak dulu
dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dengan siswa
dalam proses belajar mengajar. Dalam metode ceramah dibutuhkan keaktifan
guru dalam kegiatan pengajaran. Metode ini banyak digunakan pada
pengajar yang kekurangan fasilitas.

Setiap metode pembelajaran mempunyai
keunggulan dan kelemahannya sendiri-sendiri. Penggunaan metode yang
variatif dan sesuai dengan materi serta tujuan pembelajaran dapat
membuat siswa senang dan termotivasi untuk belajar. Metode tersebut
harus dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahan pelajaran yang
diberikan oleh guru.
Dari uraian di atas, indikator-indikator dari metode pembelajaran dalam penelitian ini adalah :
  • membangkitkan motif dan minat belajar siswa
  • mendidik siswa belajar sendiri
  • membangkitkan keinginan belajar lebih lanjut
  • meniadakan verbalitas dalam penyampaian materi
REKOMENDASI KAMI
Administrasi Kepala Sekolah Kumpulan Format Lengkap

0/5 (0 Reviews)