Beranda Pendataan Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik

Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik

1532
0
Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik

Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik, Dapodik 2019, SD,SMP dan SMA maupun SMK, Berdasarkan Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, aturan pengisian jumlah rombongan belajar berdasarkan rasio jumlah peserta didik diterapkan dalam Aplikasi Dapodik versi 2019 ini. Rasio rombel ini hanya berlaku untuk tingkat 1, 7 dan 10.

Perhitungan Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Dapodikdasmen 2019, Penerapan Kurikulum 2013 untuk Rombongan Belajar Tingkat 1, 7 dan 10 di Semua Jenjang Di tahun ajaran 2018/2019, sesuai peraturan yang berlaku semua rombongan belajar dengan tingkat 1 SD, 7 SMP, dan 10 SMA/SMK wajib menerapkan kurikulum 2013. Isian pada Aplikasi Dapodik menyesuaikan dengan aturan tersebut dengan cara memilih kurikulum 2013 di tingkat tersebut.

Lihat Aplikasi Dapodikdasmen 2019

  • Rombongan Belajar
    No. Satuan Pendidikan
    1 SD/MI Jumlah Rombongan Belajar 6-24.Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 28
    2 SMP/MTs umlah Rombongan Belajar 3-33, Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 32
    3 SMA/MA Jumlah Rombongan Belajar 3-36. Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 36
    4 SMK 3-72 Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 36
    5 SDLB Jumlah Rombongan Belajar 6 Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 5
    6 SMPLB Jumlah Rombongan Belajar 3 Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 8
    7 SMALB Jumlah Rombongan Belajar 3 Jumlah Maksimum Peserta Didik per Rombongan Belajar 8

Contoh Kasus Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik

REKOMENDASI KAMI
Studi Kasus Validasi Data Dapodikdasmen pada Info GTK

Contoh kasus jenjang SD

Terdapat siswa baru sejumlah 150 kelas 1 di SDN A. Perhitungan jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:
150 siswa : 28 = 5,34. (dibulatkan ke atas = 6)
Keterangan:

150 = siswa baru di SDN A 28 = jumlah maksimum peserta didik per rombel di jenjang SD
Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk kelas 1 sejumlah 6 rombel. Apabila rombel dibuat lebih dari 6 rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Contoh kasus jenjang SMP

Terdapat siswa baru sejumlah 200 kelas 7 di SMP C. Perhitungan jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:
200 siswa : 32 = 6,25. (dibulatkan ke atas = 7)

Keterangan:
150 = siswa baru di SMP C 32 = jumlah maksimum peserta didik per rombel di jenjang SMP
Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk kelas 1 sejumlah 7 rombel. Apabila rombel dibuat lebih dari 6 rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

REKOMENDASI KAMI
Panduan Cara Input Kondisi Sarpras Dapodik Analisis Tingkat Kerusakan

Kasus Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik

Contoh kasus jenjang SMK

Terdapat siswa baru sejumlah 350 kelas X di SMK B. 200 siswa dengan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan dan 150 siswa dengan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Perhitungan jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:

Perhitungan rasio rombel di jenjang SMK dihitung berdasarkan masingmasing jurusan.

• Untuk jurusan TKJ:

200 siswa : 36 = 5,56 (dibulatkan ke atas = 6)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan TKJ di kelas X sejumlah 6 rombel.

• Untuk jurusan RPL:

150 siswa : 36 = 4,17 (dibulatkan ke atas = 5)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan RPL di kelas X sejumlah 5 rombel.

Apabila rombel dibuat lebih dari ketentuan rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Contoh kasus jenjang SMA

Terdapat siswa baru sejumlah 372 kelas X di SMA D. 198 siswa dengan jurusan MIPA dan 174 siswa dengan jurusan IIS. Perhitungan jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:

Perhitungan rasio rombel di jenjang SMA dihitung berdasarkan masingmasing jurusan.

• Untuk jurusan MIPA:

198 siswa : 36 = 5,5 (dibulatkan ke atas = 6)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan MIPA di kelas X sejumlah 6 rombel.

• Untuk jurusan RPL:

174 siswa : 36 = 4,84 (dibulatkan ke atas = 5)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan IIS di kelas X sejumlah 5 rombel.
Apabila rombel dibuat lebih dari ketentuan rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Selengkapnya unduh Panduan Rasio Siswa dan Rombel Dapodikdasmen 2019

0/5 (0 Reviews)