Strategi dan Implementasi Literasi dalam Pembelajaran

0
2277

Strategi dan Implementasi Literasi dalam Pembelajaran, Implementasi literasi di sekolah arti serta jenis dan macam Literasi dalam konteks GLS (gerakan literasi sekolah) merupakan kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan informasi secara cerdas. Keterampilan multiliterasi: keterampilan menggunakan beragam cara untuk menyatakan dan memahami ide-ide dan informasi dengan menggunakan bentuk-bentuk teks konvensional maupun bentuk-bentuk teks inovatif, simbol, dan multimedia. Beragam teks yang digunakan dalam satu konteks disebut teks multimoda (multimodal text).

  • Literasi baca tulis
  • Literasi Numerasi
  • Literasi Sains
  • Literasi Digital
  • Literasi Finansial
  • Literasi Budaya dan Kewargaan
BACA
Strategi Membaca Pemahaman Pada Program Literasi Sekolah

Penerapan Strategi dan Implementasi Literasi dalam Pembelajaran

Sebelum kita ke arah sana lebih awal kita simak maksud dari arti berbagai macam literasi diatas serta indikatornya, dari 6 literasi tersebut untuk kita lebih mudah memahami dan mengerti agar memudahkan dalam proses pembelajaran.

  1. Literasi Baca dan Tulis

Definisi
Melek pengetahuan dan kemampuan membaca dan menulis, mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan bahasa dan sastra secara cendekia.

Indikator

SEKOLAH
– Skor PISA literasi membaca
– Skor PIRLS literasi membaca
– Rata-rata nilai UN Bahasa Indonesia
– Rata-rata skor UKG Guru Bahasa Indonesia

KELUARGA
Jumlah bahan bacaan literasi bahasa yang dimiliki setiap keluarga

MASYARAKAT
– Angka melek aksara
– Publikasi buku per tahun

2. Literasi Numerasi
Definisi menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. menganalisis informasi dan mampu mengolahnya ke dalam berbagai macam bentuk presentasi numerasi (grafik, tabel, bagan, dsb.).
membangun interpretasi terhadap informasi angka dan simbol numerik lainnya.

Indikator
SEKOLAH
Jumlah kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan numerasi berbasis proyek
Peningkatan kecakapan multiliterasi melalui numerasi
Tumbuhnya pandangan dan sikap positif terhadap numerasi

KELUARGA
Jumlah dan variasi bahan bacaan numerasi yang dimiliki setiap keluarga.
Peningkatan frekuensi pemanfaatn bahan bacaan numerasi
Peningkatan frekuensi kesempatan anak mengaplikasikan numerasi dalam kehidupan sehari-hari

BACA
Contoh Program Literasi Sekolah Rancangan Seimbang Strategi Pembelajaran

MASYARAKAT
Jumlah dan variasi bahan bacaan numerasi yang dimiliki setiap desa
Peningkatan frekuensi pemanfaatan bahan bacaan numerasi

3. Literasi Sains
Definisi Kemampuan untuk menggunakan pengetahuan sains, mengidentifikasi pertanyaan, menarik kesimpulan dalam rangka memahami serta membuat keputusan yang berkenaan dengan alam.
Seseorang disebut literat terhadap sains, jika memiliki kompetensi untuk:
Menjelaskan fenomena sains
Mengevaluasi & mendesain pengetahuan & keterampilan sains secara mandiri
Menginterpretasi data & bukti sains

Indikator
SEKOLAH
Skor PISA literasi sains
Skor TIMSS literasi sains
Rata-rata skor UKG Guru IPA
Rata-rata nilai UN IPA

KELUARGA
Jumlah bahan bacaan literasi sains yang dimiliki setiap keluarga

MASYARAKAT
Jumlah program yang berkaitan dengan lingkungan dalam suatu daerah

Jenis Literasi di Indonesia

Strategi dan Implementasi Literasi dalam Pembelajaran

4. Literasi Digital
Kecakapan (life skills) yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi semata, tetapi juga kemampuan bersosialisasi, kemampuan dalam pembelajaran, maupun memiliki sikap, berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetensi digital.

Indikator
SEKOLAH
Ketersediaan akses internet di sekolah
Bahan literasi digital yang ada di sekolah

KELUARGA
Jumlah penduduk yang menggunakan komputer dan gawai berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal, dan lama waktu penggunaan per hari.

MASYARAKAT
Jumlah penduduk yang mengakses internet berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal & lama waktu penggunaan / hari.
Penurunan angka penduduk yang terjerat kasus pelanggaran UU ITE menurut kelompok umur

5. Literasi Finansial
Definisi Kemampuan untuk memahami bagaimana uang berpengaruh di dunia (bagaimana seseorang mengatur untuk menghasilkan uang, mengelola uang, menginvestasikan uang dan menyumbangkan uang untuk menolong sesama).
Rangkaian proses atau aktivitas untuk meningkatkan pengetahuan, keyakinan, dan keterampilan konsumen dan masyarakat sehingga mereka mampu mengelola keuangan dengan baik.

Indikator
SEKOLAH
Jumlah siswa dan guru yang menggunakan produk layanan tabungan dan koperasi

KELUARGA
Penurunan tingkat kemiskinan penduduk Indonesia

MASYARAKAT
Jumlah penduduk usia produktif yang menggunakan produk layanan jasa keuangan (Tabungan, Asuransi, Saham, Lembaga Pendanaan, Dana Pensiun, Industri jasa keuangan syariah) Jumlah uang kartal yang beredar berkurang.

6. Literasi Budaya dan Kewargaan
Kemampuan untuk memahami, menghargai dan berpartisipasi secara mahir dalam budaya.
Kemampuan untuk berpartisipasi secara aktif dan menginisiasi perubahan dalam komunitas dan lingkungan sosial yang lebih besar.

Indikator
SEKOLAH
Rata-rata nilai USBN – PKn
Jumlah sekolah yang memiliki aktivitas seni budaya & bahasa daerah (mulok, ekstrakulikuler)

KELUARGA
Penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga
Penurunan angka kejahatan dan pelanggaran anak di bawah umur

MASYARAKAT
Jumlah penduduk Indonesia yang menguasai bahasa dan seni budaya daerah masing-masing
Angka partisipasi dalam pemilu

BACA
Big Book Media Literasi Buat Siswa Senang Dengan Kegiatan Membaca

Pelaksanaan Kegiatan Literasi di Sekolah

Dalam Strategi dan Implementasi Literasi dalam Pembelajaran

Sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Kegiatan Pembiasaan
Pembentukan TLS-perlu diterbitkan SK TLS oleh Kepala Sekolah
15 menit membaca sebelum jam pelajaran-Guru dan warga sekolah lainnya juga melakukan kegiatan membaca
Pembuatan Jurnal membaca siswa –pencatatan kegiatan membaca harian tiap peserta didik
Penyiapan sarana literasi (penyediaan area baca, sudut buu kelas, buku bacaan dan akses internet)
Menciptakan lingkungan sosial dan afektif yang nyaman untuk membaca
Pembimbingan e-literasi secara bertanggungjawab: dapat dilakukan misalnya dengan cara sharing tentang penggunaan gadget dan Medsos
Memperkenalkan etika perilaku dan hukum dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi- memperkenalkan UU ITE

Implementasi dalam Pembelajaran

  • Penumbuhan budaya literasi dan minat baca di sekolah,
    salah satunya melalui kegiatan 15 menit membaca sebelum pembelajaran
  • Pengembangan kecakapan literasi melalui
    kegiatan nonakademik, misalnya kegiatan ekstrakurikuler
    dan kunjungan wajib ke perpustakaan
  • Kegiatan intrakurikuler/pembelajaran
    Menggunakan strategi literasi
  • Pojok Perpustakaan Sekolah
  • Sudut baca Kelas
  • Kelas Kaya Literasi
  • Bahan Kaya Teks

Download Panduan Strategi dan Implementasi Literasi dalam Pembelajaran